Singaraja, Laksara.id – Momentum Rahina Suci Tumpek Wayang dimanfaatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk memanjatkan doa memohon keselamatan, kerahayuan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Persembahyangan bersama digelar di Pura Padma Bhuana, Kantor Bupati Buleleng, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ny. Wardhany Sutjidra, Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Buleleng.
Persembahyangan tersebut menjadi wujud sraddha dan bhakti sekaligus ungkapan rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Melalui doa bersama, jajaran pemerintah daerah memohon tuntunan agar dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Bagi jajaran Pemkab Buleleng, kegiatan keagamaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan mengingat kembali nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pengabdian kepada masyarakat diharapkan senantiasa dilandasi ketulusan, tanggung jawab, dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi kehidupan bersama.
Rahina Tumpek Wayang diperingati setiap Saniscara Kliwon Wuku Wayang dan memiliki keterkaitan erat dengan penghormatan terhadap seni dan budaya, khususnya kesenian wayang yang menjadi bagian dari kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Bali.
Melalui persembahyangan ini, semangat menjaga tradisi dan memperkuat nilai keagamaan diharapkan terus tumbuh di lingkungan Pemkab Buleleng, sejalan dengan upaya membangun pemerintahan yang berlandaskan kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat. (LA-IN)
