Minggu, Juli 14, 2024
BerandaAdvertorialSekda Dewa Indra Bertindak Cepat, Fasilitasi Pasien Tukang Suwun yang Tidak Mendapat...

Sekda Dewa Indra Bertindak Cepat, Fasilitasi Pasien Tukang Suwun yang Tidak Mendapat Penanganan

Denpasar,LAKSARA.ID – Ramai diberitakan di media seorang tukang suwun (buruh angkut) yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab, namun diminta pulang kembali ke rumahnya di Banjar Uma Anyar, Desa Tamanbali, Kabupaten Bangli.

Pasien yang bersangkutan diminta pulang oleh pihak rumah sakit sehubungan ruang isolasi di RSUP Sanglah Denpasar penuh.

Diberitakan pula, warga asal Uma Anyar tersebut diantar pulang kembali oleh tim medis ke rumahnya pada hari Minggu (19/4) lalu. Saat ini yang bersangkutan berada di rumahnya. Sementara itu rencana rapid test terhadap keluarga yang sempat kontak erat dengan si pasien, juga batal dilakukan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, Senin (20/4) malam, mengungkapkan bahwa hal tersebut terjadi karena petugas dari Gugus Tugas Kabupaten Bangli tidak melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas di Provinsi Bali. Padahal, kapasitas dan daya tampung rumah sakit yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Bali masih mencukupi.

“Saat ini RS PTN Unud masih bisa menampung, tersedia cukup ruang isolasi. Fasilitasnya akan terus ditambah secara bertahap dan saat ini sedang digarap yang di lantai 2,” ujar Dewa Indra meyakinkan.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali ini mengambil langkah cepat dengan langsung menelpon Sekda Bangli, serta memerintahkan Kadis Kesehatan Provinsi Bali untuk berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan Kabupaten Bangli. Dari hasil koordinasi tersebut disepakati pada Selasa (21/4) pagi pasien bersangkutan akan dijemput dan difasilitasi oleh Gugus Tugas Provinsi Bali untuk mendapat penanganan semestinya di RS PTN Unud.

Sebelumnya, Kadis Kominfo Kabupaten Bangli I Wayan Dirgayusa saat dikonfirmasi membenarkan jika warga tersebut dipulangkan dari RSUP Sanglah. Untuk proses pemulangan dikawal oleh petugas dari Puskesmas Bangli. “Dipulangkannya tukang suwun ini karena ruang perawatan untuk pasien Covid-19 dikatakan sudah penuh,” ujar Dirgayusa, mengungkapkan. (010)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments