Buleleng, LAKSARA.ID – Di tengah antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Pemerintah Kabupaten Buleleng menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat. Melalui pembagian air mineral gratis kepada warga yang sedang mengantre, pemerintah daerah berupaya membantu menjaga kondisi fisik masyarakat di tengah cuaca terik selama masa pemulihan distribusi BBM.
Hari ini atas inisiasi dari Bapak Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, para ASN Pemkab Buleleng turun langsung ke sejumlah SPBU di sekitar Kota Singaraja untuk membagikan air mineral kepada Bapak/Ibu yang sedang mengantre BBM.
“Sebotol air mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa sedikit melepas dahaga dan meringankan penantian kita. Ratusan dus air mineral yang kami bagikan, merupakan sumbangan dari seluruh perangkat daerah dan BUMD di lingkungan Pemkab Buleleng. Ini wujud kebersamaan kami, yang sama-sama mengharapkan BBM segera kembali normal.Kami memahami antrean ini melelahkan,”ungkap Bupati Sutjidra,(Jumat,16/10).
Pihaknya berharap keadaan saat ini segera berlalu dan masyarakat tetap menjaga ketertiban dan menjaga kondisi, agar tidak terjadi hal yang merugikan diri sendiri dan masyarakat lainnya.
“Kami terus berupaya termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait, agar pasokan BBM segera kembali lancar. Mari saling menjaga, tetap tertib, dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar semua mendapat giliran dan mendapat BBM,”pungkasnya.
Sementara itu di tengah teriknya matahari dan panjangnya antrean kendaraan yang mengular demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Singaraja, secercah harapan dan kehangatan hadir dari inisiatif mulia masyarakat. Memanfaatkan momentum Jumat Berkah, Nora dan Yasmin dari Kampung Bugis turun langsung untuk berbagi kepedulian.
Dikatakan Nora, sebanyak 120 paket makanan siap saji dan 120 minuman segar dibagikan kepada warga yang sabar mengantre. Aksi sederhana ini bukan sekadar tentang makanan atau minuman yang diberikan, melainkan bentuk empati mendalam untuk meringankan beban sesama yang tengah diuji oleh situasi antrean panjang.
“Kepedulian kita murni dari hati untuk membantu masyarakat yang rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM. Semoga permasalahan sekarang cepat teratasi dan masyarakat bisa kembali normal beraktivitas. Jujur kami sangat prihatin dengan keadaan ini.”harapnya.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap tertib, mengikuti arahan petugas, serta tidak saling menyerobot antrean. Warga juga diharapkan mempersiapkan diri sebelum berangkat ke SPBU, antara lain dengan memastikan kebutuhan BBM mendesak, membawa air minum sendiri, menggunakan pelindung dari terik matahari, serta menjaga kondisi tubuh. Masyarakat diminta tetap bersabar dan mengutamakan keselamatan bersama hingga distribusi BBM kembali berjalan normal.(LA-IN)
