Senin, Oktober 12, 2026
BerandaBulelengDesa Bengkel Siapkan Wisata Alam dan Sejarah, Air Terjun Santhi Phala Jadi...

Desa Bengkel Siapkan Wisata Alam dan Sejarah, Air Terjun Santhi Phala Jadi Daya Tarik

Buleleng, Laksara.id – Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, mulai mematangkan langkah untuk mengembangkan potensi wilayahnya menjadi desa wisata berbasis alam dan sejarah. Pemerintah desa menargetkan kesiapan tata kelola serta fasilitas pendukung rampung pada 2027, sebelum pengembangan tersebut diluncurkan secara resmi.

Sejumlah potensi unggulan disiapkan untuk menjadi daya tarik wisata, mulai dari hamparan terasering sawah yang dilengkapi jalur trekking, kawasan perbukitan, hingga Air Terjun Santhi Phala yang direncanakan sebagai destinasi wisata spiritual untuk kegiatan melukat.

Tak hanya mengandalkan keindahan alam, Desa Bengkel juga memiliki nilai sejarah yang menjadi bagian dari rencana pengembangan pariwisata. Desa ini tergolong desa tua dengan jejak peninggalan masa prasejarah berupa sarkofagus, serta peninggalan dari era Lumbanan hingga masa modern.

Kepala Desa Bengkel, Putu Artana, mengatakan persiapan pengembangan desa wisata telah dimulai sejak 2024. Saat ini, pemerintah desa masih mematangkan berbagai aspek, termasuk penataan destinasi, penyusunan sejarah desa, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kami persiapkan sejak tahun 2024, sekarang masih mematangkan, target tahun 2027 bisa dilaunching. Kami juga libatkan akademisi agar penyusunan sejarah ini objektif dan berbasis penelitian, sehingga buku sejarah desa ini nantinya bisa menjadi pegangan bagi pemandu wisata lokal,” ujar Putu Artana saat dikonfirmasi, Sabtu (10/10/2026).

Dalam penyusunan sejarah desa, pemerintah desa bekerja sama dengan akademisi serta instansi terkait, termasuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Hasil penelitian nantinya akan menjadi dasar penyusunan buku sejarah desa yang diharapkan dapat memberikan informasi akurat kepada wisatawan sekaligus menjadi panduan bagi pemandu lokal.

Selain penataan destinasi, pengembangan juga diarahkan pada penguatan sektor pendukung. Pemerintah desa mendorong pengelolaan kebersihan lingkungan berbasis sumber serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejumlah produk lokal yang berpotensi dikembangkan antara lain kerajinan kain jumputan, ukiran kayu, dan aneka olahan kuliner. Keterlibatan pelaku UMKM diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat seiring berkembangnya aktivitas pariwisata.

Pemerintah desa juga memberi perhatian pada pemenuhan fasilitas pendidikan anak usia dini melalui taman kanak-kanak (TK). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kualitas SDM sejak dini agar masyarakat setempat turut siap mengambil peran dalam pengembangan desa wisata.

Melalui perpaduan potensi alam, kekayaan sejarah, produk lokal, dan peningkatan kualitas SDM, Pemerintah Desa Bengkel optimistis pengembangan desa wisata dapat berjalan secara berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah desa, desa adat, akademisi, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi untuk memperkenalkan potensi Bengkel kepada wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga. (LA-IN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments