Buleleng, LAKSARA.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung kawasan pertanian terpadu terus dilakukan. Bupati Buleleng bersama Wakil Bupati Buleleng meninjau langsung progres pembangunan jembatan menuju kawasan Integrated Farming Banyuasri, Senin (7/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan jembatan berjalan sesuai target sekaligus melihat secara langsung kondisi pekerjaan di lapangan. Saat ini, pembangunan jembatan masih berada pada tahap awal dengan progres pekerjaan sekitar 10 persen.
Dalam peninjauan itu, Bupati dan Wakil Bupati memberikan perhatian khusus terhadap pengerjaan struktur bagian bawah jembatan. Bagian tersebut dinilai menjadi salah satu struktur yang krusial dalam proses pembangunan sehingga diharapkan dapat diselesaikan pada bulan ini.
Target tersebut menjadi perhatian mengingat penghujung tahun akan memasuki musim penghujan. Peningkatan volume air yang cukup besar dikhawatirkan dapat menghambat proses pengerjaan, terutama pada bagian konstruksi jembatan yang berada di bawah.
Karena itu, percepatan pada bagian struktur bawah menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar proses pembangunan dapat terus berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dengan tersedianya akses yang lebih baik menuju kawasan Integrated Farming Banyuasri, mobilitas dan akomodasi berbagai kegiatan di kawasan pertanian terpadu tersebut diharapkan semakin mudah. Infrastruktur jembatan ini nantinya tidak hanya mendukung aktivitas pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan infrastruktur untuk pengembangan panjat tebing bertaraf internasional yang direncanakan di kawasan tersebut.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat akses menuju kawasan Integrated Farming Banyuasri sekaligus mendukung berbagai aktivitas yang akan dikembangkan di kawasan tersebut. (LA-IN)
