Denpasar, Laksara.id — Daun lanting merupakan salah satu tanaman liar yang kerap tumbuh di pekarangan, kebun, maupun lahan terbuka. Meski tidak banyak dikenal secara luas, tanaman ini telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan kesehatan.
Daun lanting dipercaya mengandung senyawa alami yang bersifat antiinflamasi, antiseptik, serta antioksidan. Dalam praktik tradisional, daunnya digunakan dengan cara direbus, ditumbuk, atau dijadikan baluran untuk pemakaian luar.
Berikut sejumlah manfaat daun lanting yang patut diketahui.
1. Membantu Meredakan Nyeri dan Peradangan
Daun lanting kerap dimanfaatkan untuk membantu mengurangi nyeri otot, bengkak, dan peradangan ringan dengan cara ditempelkan pada area yang sakit.
2. Mengatasi Luka dan Iritasi Kulit
Sifat antiseptik alaminya dipercaya membantu membersihkan luka kecil, mempercepat penyembuhan, serta meredakan iritasi pada kulit.
3. Membantu Menurunkan Demam
Air rebusan daun lanting secara tradisional digunakan untuk membantu menurunkan panas tubuh saat demam ringan.
4. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Daun lanting juga dipercaya membantu meredakan perut kembung, masuk angin, dan gangguan pencernaan ringan lainnya.
5. Membantu Meredakan Batuk
Dalam pengobatan tradisional, daun lanting dimanfaatkan sebagai ramuan untuk membantu meredakan batuk dan melegakan tenggorokan.
Penutup
Daun lanting merupakan salah satu tanaman liar yang menyimpan potensi manfaat bagi kesehatan. Meski penggunaannya telah dikenal secara turun-temurun, pemanfaatan daun lanting tetap perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. (LA-IN)
