Denpasar, LAKSARA.ID – Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) dikunjungi oleh Tim Asesmen Lapangan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) dalam rangka akreditasi program studi bertempat di Gedung MM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Kampus Sudirman Denpasar, Kamis (13/10/22).
Tim asesor yang hadir dalam kesempatan ini adalah Prof. Drs. Waridin, MS.,Ph.D (Universitas Indonesia) dan Prof. Dr. Nasikh.,MP,M.Pd. (Universitas Negeri Malang). Hadir dalam kegiatan ini Rektor Unud, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Kepala USDI, Kepala UPT Perpustakaan, Sekretaris LPPM dan LP3M, Ketua Senat FEB, Dekan FEB, Para Wakil Dekan FEB, Para Guru Besar di Lingkungan FEB serta undangan lainnya.
Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam sambutannya mengharapkan kedatangan Tim Asesor ke Unud dapat memberikan untuk mengembangkan Unud, menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. Rektor juga menyampaikan keberadaan Kampus Unud yang berada di 3 lokasi yang saat ini telah berusia 60 tahun. Berbagai program yang sedang dilaksanakan diantaranya, proyek-proyek yang sedang berjalan di Unud, jumlah 2 jumlah mahasiswa, dosen, pegawai di Unud, jumlah program studi yang telah terakreditasi internasional, unggul, A dan B. Rektor mengucapkan terima kasih kepada FEB Unud beserta jajarannya karena telah mengembangkan banyak sekali indikator kinerja utama untuk Unud. Tentu pengembangan lembaga di FEB, akreditasi internasional dan lulus tepat waktu juga menjadi salah satu target utama. Secara keseluruhan saat ini memiliki 13 Program studi Doktor dan diharapkan semuanya dapat tumbuh kembang dengan kualitas yang lebih baik. Dengan demikian proses akreditasi ini tentu akan memberikan pelajaran, bagaimana meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi secara umum.
Hal lainnya yang disampaikan Rektor Lembaga di lingkungan Unud diantaranya LPPM, LP3M, Perpustakan, USDI maupun yang lainnya, yang telah berkembang dengan baik, sehingga dapat memberikan dampak terhadap semua Program Studi yang ada di Unud untuk menuju akreditasi yang lebih tinggi lagi. Universtias Udayana yang saat ini adalah universitas BLU sejak tahun 2012, dan saat ini sedang melakukan perubahan yang mendasar tata kelola perguruan tinggi menjadi PTNBH. “Semua sudah kita lakukan termasuk penyusunan proposal yang segera akan kita unggah dan rencanakan ke kementerian, sehingga harapan saya paling lambat tahun depan Unud sudah ber PTNBH,” ujar Rektor.
Dengan ber PTNBH banyak sekali yang bisa kita lakukan terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas layanan perguruan tinggi kepada masyarakat, tentunya di situ ada efisiensi, otonomi, kemandirian perguruan tinggi, dan yang lainnya. Pengajuan Unud sebagai PTNBH ini segera bisa berprose, sehingga nanti di Indonesia Timur ada dua universitas yang berstatus PTNBH yakni Universitas Hasanudin di Makasar dan Universitas Undayana di Bali. Manakala nantinya sudah berstatus PTNBH ke dua universitas tersebut diharapkan dapat menjadi perguruan tinggi pembina bagi perguruan tinggi lainnya yang belum berstatus PTNBH pada perguruan tinggi di Indonesia Timur.
Sementara itu Tim Asesor Prof. Drs. Waridin, MS.,Ph.D menyampaikan kehadirannya ke Universitas Udayana dalam pelaksanaan tugas dari LAMEMBA untuk melakukan asesmen pada Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Unud. Kami akan mencoba memotret dengan sebaik mungkin dan akan berusaha seobyektif mungkin untuk bekerja secara profesional dalam kegiatan asesmen lapangan hari ini. Ia juga berharap semoga asesmen lapangan ini berjalan dengan baik dan lancar, tentu saja di pihak Universitas Udayana diharapkan dapat bekerja sama dengan baik terutama di dalam dokumen pendukung yang sudah dituliskan, sehingga hasilnya indah sekali. Dalam pertemuan ini juga dilakukan pernyataan komitmen bersama dalam pelaksanaan asesmen lapangan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Agoes Ganesha Rahyuda, SE., MT, Ph.D. (LA-Yog)
Sumber: www.unud.ac.id
