Rabu, Juli 17, 2024
BerandaBadungUnud Gelar 'Pelatihan Bahasa Inggris dan Pengembangan Ekowisata Mangrove' untuk Warga Sekitar...

Unud Gelar ‘Pelatihan Bahasa Inggris dan Pengembangan Ekowisata Mangrove’ untuk Warga Sekitar Tahura Ngurah Rai’

​Badung, LAKSARA.ID – Hutan mangrove merupakan  salah satu daya tarik wisata yang dimiliki  oleh Provinsi  Bali. Oleh karenanya, ada banyak potensi dari wisata hutan mangrove yang perlu dikembangkan untuk menunjang  implementasi pengembangan hutan mangrove sebagai kawasan ekowisata.  Namun ketika membahas strategi  pengembangan  kawasan hutan mangrove sebagai  kawasan ekowisata,  maka juga dibutuhkan persiapan mengenai  sumber daya manusia yang nantinya turut terlibat dalam pengelolaan ekosiwata hutan mangrove. Dengan demikian, strategi pengembangan hutan mangrove sebagaikawasan ekowisata dapat dinilai komprehensif.

Utamanya berkaitan dengan persiapan sumber dayamanusia yang nantinya turut terlibat dalam pengelolaanekosiwata hutan mangrove, maka pada tanggal 11 Desember2021, dilaksanakan kegiatan pengabdian udayana untuk masyarakat  “Pelatihan Bahasa Inggris dan Pengembangan Ekowisata Mangrove bagi Masyarakat Sekitar Tahura Ngurah Rai”.  Kegiatan  pelatihan ini sejatinya merupakan salah satu bentuk implementasi dari tanggung jawab Tri Dharma perguruan  tinggi oleh Unud, yakni pengabdian kepadamasyarakat.

Tujuan dari kegiatan “Pelatihan Bahasa Inggrisdan Pengembangan Ekowisata Mangrove bagi Masyarakat Sekitar Tahura Ngurah Rai” adalah meningkatkanpengetahuan dan kapasitas kelompok sasaran terkait Bahasa Inggris dan Pengembangan Ekowisata Mangrove.

Adapun yang dimaksud sebagai kelompok sasaran, antara lain: (1) Sekaa Teruna Teruni (Putra Putri Nelayan  Kelompok  Usaha Bersama (KUB) Segara Guna Batu Lumbang; (2) KelompokNelayan Segara Agung Sanur; (3) Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Guna Batu Lumbang; dan (4) Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Mina Lestari Batu Lumbang.

Kegiatan Pengabdian Udayana Untuk Masyarakat“Pelatihan Bahasa Inggris dan Pengembangan Ekowisata Mangrove  bagi masyarakat sekitar Tahura Ngurah Rai” yang diketuai oleh Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini, SS., M.Hum merupakan rangkaian kegiatan LPPM Program Udayana untuk Masyarakat dengan  tema besar ”Pemberdayaan Masyarakat  untuk Meningkatkan Produktivitasnya Pasca Terdampak Pandemi Covid 19”.  Kegiatan ini atas kerja samadan dihadiri oleh Kepala Tahura Ngurah Rai dan PerwakilanIndonesia Power. 

Tim pengabdi sebagai narasumber kegiatan terdiri atas Drs. I Ketut Ngurah Sulibra, M.Hum; Dr. Ni Luh Nyoman Seri  Malini , Sandra Putri, SS., M.Hum dan Dr. NiKetut Arismayanti., SST.Par., M.Par.

Masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan dengankehadiran 80 orang yang dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama pelatihan Bahasa Inggris untuk Pariwisata dihadiri oleh 35 orang Sekaa Teruna Teruni (Putra Putri Nelayan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Guna Batu Lumbang. Usai pelatihan dilajutkan dengan praktik conversation dengan mengitari hutan mangrove dengan perahu. Sesi kedua Pelatihan Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove dihadiri  oleh 45 orang Kelompok Usaha Bersama (KUB)Segara Guna Batu Lumbang, Kelompok Pengolah dan Pemasar  (Poklahsar) Mina  Lestari Batu Lumbang dan kelompok Nelayan  Segara Agung Sanur.  Masyarakat sangat mengharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan untukmendampingi dalam manajemen ekowisata mangrove. (LA-BD)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments