Selasa, April 14, 2026
BerandaAdvertorialImplementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Ketua DPRD Karangasem Apresiasi Proyek Penataan...

Implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Ketua DPRD Karangasem Apresiasi Proyek Penataan Pura Besakih

Bekasih, LAKSARA.ID – Pura Besakih merupakan kawasan suci yang terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, yang senantiasa mendapatkan perawatan dan perhatian dari pemerintah setempat.

Atas dasar ini, sesuai rencana, proyek penataan kawasan suci pura terbesar di Bali itu akan mulai dikerjakan pada Agustus 2021 mendatang.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster didampingi Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Kamis (22/7/2021) menyelenggarakan upacara ritual Ngeruak, Ngisirang Pelinggih lan Mendem Pedagingan, menandai akan dimulainya proyek penataan kawasan suci pura yang terletak di bagian lereng selatan Gunung Agung itu.

Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika mengatakan sangat menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan proyek penataan kawasan suci Pura Besakih yang digagas dan diusulkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster. “Dari lembaga dewan kami sangat mengapresiasi dan mendukung penataan kawasan suci Pura Besakih tersebut. Yang terpenting bagaimana kesucian Pura Besakih tetap terjaga dengan baik, dan dengan penataan ini diharapkan ke depannya tidak ada lagi kemacetan dan kesulitan parkir yang dialami pemedek, terutama saat karya Ida Betara Turun Kabeh,” sebutnya.

Ditambahkan Suastika, penataan kawasan Suci Besakih sesuai dengan program yang dicanangkan Pemerintah Propinsi Bali yaitu Nangun Sat Kertih Loka Bali, yang antara lain dimaksudkan untuk menjaga kesucian Bali beserta isinya, termasuk penataan kawasan suci, di mana Pura Besakih yang merupakan pusat kegiatan keagamaan di Bali, dibutuhkan adanya penataan demi kenyamanan umat dalam melaksanakan persembahyangan.

Penataan kawasan suci Pura Besakih menurut politisi asal Duda Timur, Kecamatan Selat itu, juga untuk menyambut tatanan normal baru di mana saat ini Bali, khususnya Kabupaten Karangasem masih menunggu dibukanya kembali pariwisata Bali. “Pariwisata merupakan sektor utama yang harus dibangkitkan kembali setelah terpuruk akibat mulculnya pandemi Covid-19, dan penataan kawasan suci Pura Besakih ini juga diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisata ke Kabupaten Karangasem,” ucapnya, berharap.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) akan memulai konstruksi fisik penataan kawasan suci Pura Besakih pada Agustus 2021 mendatang. Proyek yang sumber dananya dari APBN dan APBD Provinsi Bali senilai 514,2 miliar ini direncanakan rampung pada Maret 2022 mendatang, dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Bali.

Proyek penataan kawasan suci Pura Besakih tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pemedek dalam beribadah sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pura Besakih. Di mana proyek penataan ini nantinya meliputi pembangunan gedung parkir mobil dan bus serta pekerjaan kawasan, dan bangunan kios area di bagian bencingah pura.

Konstruksi gedung parkir nantinya akan dibangun bertingkat ke bawah yang terdiri atasi empat lantai dengan luas total 55.201 meter persegi, yang nantinya diperkirakan mampu menampung 1.369 unit mobil pribadi, 61 unit bus sedang dan lima unit bus besar.

Ketua DPRD Wayan Suastika berharap penataan kawasan Pura Besakih tersebut akan mampu meningkatkan kunjungan wisatwan ke pura yang maha suci dan sakral itu hingga kemudian berimbas pada peningkatan PAD Kabupaten Karangasem. (LA-001)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments