Kamis, Juli 18, 2024
BerandaAdvertorialDidoakan Menang, Dana-Dipa Disambut Warga Seraya Tengah

Didoakan Menang, Dana-Dipa Disambut Warga Seraya Tengah

Karangasem, LAKSARA.ID – Kampanye calon Bupati  dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1 Gede Dana- Artha Dipa (Dana-Dipa) berlangsung meriah dan disambut antusias warga di Banjar Pejongan, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem, pada Sabtu tanggal 17 Oktober 2020.

Sebagai pembuka, tokoh masyarakat setempat I Ketut Denes Darmaja menyampaikan bahwa di Seraya terdiri dari 3 desa dinas, 1 desa adat dan 36 banjar adat.

Selama ini, masyarakat Seraya Tengah hidup dalam beberapa kendala yang sudah dijalani selama puluhan tahun. Terkait dengan Dana-Dipa hendak maju di Pilkada 2020, rakyat Seraya Tengah mendukung penuh agar membawa pengharapan baru bagi warga.

“Masyarakat menaruh harapan besar agar Gede Dana menjadi Bupati Karangasem, dan membawa perubahan Karangasem ke arah yang lebih baik, dengan visi misi Nangun Sat Kertih Loka Bali,” kata Ketut Denes. 

Gede Dana menyampaikan sekapur sirih mengenai keinginannya ingin ngayah tulus untuk masyarakat, menuju Karangasem Era Baru. Gede Dana melanjutkan, visi dan misi yang nanti dijalankan apabila dirinya terpilih menjadi Bupati Karangasem berpasangan dengan Wayan Artha Dipa, tidak lain adalah ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ yang ditambahkan dengan penggarapan potensi lokal yang ada di daerah yang berjuluk Gumi Lahar.

“Potensi lokal kan sebenarnya banyak ada di Karangasem, tapi belum tergarap maksimal. Bidang pertanian, pariwisata, pendidikan, ekonomi kerakyatan dan lainnya,” ujar Gede Dana pada acara yang dihadiri oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster.

Selanjutnya, Wayan Koster  menyampaikan dirinya sangat senang bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Seraya. “Baru kali ini saya bisa turun bertemu masyarakat di Seraya Karangasem dengan jumlah penduduk  nomer tiga di Bali dan luas wilayah juga nomer tiga,” kata Wayan Koster.

Dia melanjutkan, Karangasem termasuk daerah istimewa karena memiliki banyak tempat suci dan sangat disakralkan. Demikian juga, di Karangasem berdiri pura terbesar yakni Pura Besakih, yang tengah dalam penataan agar tidak semrawut dan tidak sembarangan orang bisa hilir mudik di dalamnya.

“Salah satu yang masih kurang di Karangasem adalah insfrastruktur yang menunjang sehingga daerah bisa berkembang. Selama ini, pembangunan belum berjalan maksimal. Maka perlu ada pemimpin yang tulus, lurus dan fokus untuk siap ngayah membangun Karangasem, menuju Karangasem Era Baru. Saya percaya, Dana-Dipa sanggup membawa masa depan baru bagi Karangasem,” kata Wayan Koster. (LA-KR)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments