Selasa, Oktober 6, 2026
BerandaBadungPuskesmas Mengwi 1 Badung Jemput Bola Rawat Pasien Terbaring Di 9 Desa

Puskesmas Mengwi 1 Badung Jemput Bola Rawat Pasien Terbaring Di 9 Desa

Badung, Laksara.id – UPTD Puskesmas Mengwi I, Badung, turun langsung ke rumah warga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien yang terbaring di tempat tidur atau yang hanya bisa berbaring di tempat tidur. Layanan ini menyasar warga di sembilan desa yang ada di Kecamatan Mengwi, sesuai wilayah kerja puskesmas tersebut.

Kegiatan homecare ini menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas kesehatan Pemkab Badung, Mantap Nak Badung. Selain kunjungan ke rumah pasien, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta pendataan kebutuhan bantuan operasional kesehatan.

“Berdasarkan instruksi Bapak Bupati terkait program prioritas dalam visi dan misi beliau, puskesmas wajib turun memberikan pelayanan homecare kepada masyarakat yang mengalami rawat inap. Di wilayah kerja kami, ada sekitar tujuh kasus yang harus dirawat secara rutin sesuai kebutuhan pasien,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Mengwi I, dr. M.Ngurah Arya Yogie Khrsna, Senin (5/10/2026).

Sebelum menetapkan pasien sebagai penerima layanan homecare, petugas melakukan verifikasi Activity Daily Living (ADL). Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat tingkat kemampuan pasien dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Pasien dengan nilai ADL di bawah 60 menjadi salah satu indikator untuk memastikan kondisi terbaring di tempat tidur dan kebutuhan perawatan lebih lanjut”, imbuh Ngurah Arya.

Selain homecare, petugas juga menjalankan CKG Mantap Nak Badung dengan tambahan pemeriksaan profil lipid. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien secara lebih lengkap.

“Kami juga melakukan pemeriksaan profil lipid untuk mengetahui status kesehatan pasien secara lebih lengkap,” jelasnya.

Puskesmas Mengwi I juga melakukan pendataan kebutuhan DOKK bagi pasien yang terbaring di tempat tidur di sembilan desa wilayah kerjanya. Bantuan tersebut dapat berupa popok, pispot, nutrisi susu, kursi roda ataupun kasur angin.

Kebutuhan pasien yang terbaring di tempat tidur, kata Ngurah Arya, tidak hanya berkaitan dengan perawatan medis. Kondisi tersebut juga dapat menimbulkan beban biaya dan menyita perhatian besar dari keluarga.

“Pasien yang terbaring di tempat tidur membutuhkan biaya dan perhatian keluarga yang cukup besar. Oleh karena itu, kami hadir langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pasien sekaligus memastikan kebutuhan perawatannya,” terangnya.

Pelayanan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Puskesmas Mengwi I dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Dokter penanggung jawab juga diarahkan turun langsung ke lapangan agar dapat melihat kondisi pasien dan memberikan penanganan sesuai kebutuhan.

“Kami memberikan contoh kepada dokter penanggung jawab untuk turun langsung ke masyarakat, melihat kondisi pasien terbaring di tempat tidur, kemudian melakukan perawatan dan penanganan secara langsung,” tutupnya. (LA-IN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments