Denpasar, Laksara.id – Kayu secang sudah sejak lama dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat. Dalam tradisi Nusantara, secang kerap dijadikan minuman berwarna merah alami dengan rasa hangat dan segar. Selain memberi sensasi nikmat, kayu secang ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang menjadikannya populer hingga kini.
Kulit kayu secang mengandung senyawa aktif seperti brazilin, flavonoid, polifenol, dan tanin yang memberikan efek antioksidan serta antiinflamasi. Tidak hanya digunakan dalam jamu tradisional, kayu secang juga mulai dilirik dunia modern sebagai bahan alami untuk menjaga kebugaran tubuh.
Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan
Menjaga Daya Tahan Tubuh
Kandungan antioksidan dalam kayu secang membantu melawan radikal bebas dan memperkuat sistem imun, sehingga tubuh lebih tahan terhadap penyakit.
Menurunkan Tekanan Darah
Minuman dari rebusan kayu secang dipercaya dapat membantu mengontrol tekanan darah, sehingga bermanfaat bagi penderita hipertensi.
Melancarkan Peredaran Darah
Zat brazilin dalam kayu secang mampu memperbaiki sirkulasi darah sekaligus memberi efek hangat pada tubuh.
Meredakan Peradangan
Sifat antiinflamasi dari kayu secang menjadikannya pilihan alami untuk membantu mengurangi nyeri sendi maupun radang ringan.
Menenangkan Pikiran
Secang yang diolah menjadi minuman hangat kerap digunakan untuk memberikan efek relaksasi dan membantu tidur lebih nyenyak.
Cara Konsumsi Kayu Secang
- Direbus bersama air hingga menghasilkan warna merah alami, lalu diminum sebagai jamu.
- Dicampurkan dengan rempah lain seperti jahe, serai, atau kayu manis untuk minuman herbal yang lebih nikmat.
- Bisa dikonsumsi hangat atau dingin sesuai selera.
Penutup
Kayu secang bukan sekadar warisan rempah Nusantara, tetapi juga sumber kesehatan yang bermanfaat hingga kini. Dari menjaga daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, hingga menenangkan pikiran, kayu secang tetap menjadi bagian penting dari tradisi sehat masyarakat Indonesia. Tak heran, khasiatnya yang tak lekang oleh waktu membuat kayu secang tetap dicari dan digemari lintas generasi. (LA-IN)
