Buleleng, Laksara.id – Capaian kinerja pemerintah yang dinilai baik bukan berarti seluruh pekerjaan telah selesai. Masukan masyarakat tetap dibutuhkan agar pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Buleleng terus mengalami perbaikan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat menghadiri sekaligus membuka Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kajian Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng Tahun 2026 di Kantor Camat Seririt, Kamis (29/10).
Dalam sambutannya, Supriatna menyampaikan bahwa hasil kajian menunjukkan capaian yang baik dan memuaskan. Meski demikian, masih terdapat berbagai aspek pembangunan dan pelayanan publik yang perlu disempurnakan.
Ia berharap para perbekel dapat menyampaikan masukan, kritik, maupun koreksi berdasarkan kondisi yang mereka temui langsung di wilayah masing-masing. Berbagai pandangan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan ke depan.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan masukan dari berbagai pihak agar kebijakan dan program yang dijalankan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah desa juga memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan berbagai persoalan dan kebutuhan warga.
Melalui FGD ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Dengan komunikasi serta evaluasi yang terbuka, kualitas pelayanan publik diharapkan semakin baik dan pembangunan Buleleng dapat berjalan lebih maju demi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng, tim peneliti kajian kepuasan masyarakat, Camat Seririt, Busungbiu, dan Gerokgak, serta para perbekel dari ketiga kecamatan tersebut. (LA-IN)
