Sabtu, Oktober 31, 2026
BerandaBulelengKPA Buleleng Ajak Pelajar Lawan Stigma HIV/AIDS Lewat Komik Digital

KPA Buleleng Ajak Pelajar Lawan Stigma HIV/AIDS Lewat Komik Digital

Buleleng, Laksara.id – Dunia digital kini menjadi bagian dari keseharian generasi muda. Kondisi tersebut dimanfaatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng untuk mendorong pelajar menyalurkan kreativitas sekaligus menyampaikan pesan edukatif melalui media yang dekat dengan mereka.

Salah satunya melalui lomba komik digital yang melibatkan 67 pelajar tingkat SMP se-Kabupaten Buleleng. Lomba digelar secara daring dari Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa (6/10).

Sekretaris KPA Buleleng Ni Nyoman Neli mengatakan, lomba tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas melalui media digital. Menurutnya, aktivitas anak-anak saat ini semakin dekat dengan dunia digital sehingga media tersebut perlu diarahkan untuk kegiatan yang positif dan produktif.

“Lomba ini untuk menyalurkan kreativitas anak-anak melalui digital. Latar belakangnya karena aktivitas anak-anak sekarang lebih banyak bermain di dunia digital, sehingga kami ingin menginspirasi mereka untuk berkreasi melalui media sosial,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi lomba komik digital pertama yang dilaksanakan KPA Buleleng. Para peserta nantinya dinilai oleh dewan juri dari unsur perguruan tinggi negeri, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja.

Tidak berhenti pada kreativitas digital, KPA Buleleng juga tengah menyiapkan langkah untuk kembali memperkuat peran Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di lingkungan sekolah.

Nyoman Neli mengatakan, KPA bersama Bagian Kesra Setda Buleleng berencana membangun kembali komitmen bersama para kepala sekolah untuk mengaktifkan maupun membentuk KSPAN di masing-masing sekolah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026.

“Kami dari KPA bersama Kesra akan membuat komitmen bersama dengan kepala sekolah untuk membangkitkan kembali komitmen dalam membentuk KSPAN di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan KSPAN penting untuk membantu meningkatkan edukasi dan kepedulian pelajar terhadap HIV/AIDS maupun bahaya penyalahgunaan narkoba.

Upaya tersebut juga dilakukan melalui sosialisasi secara rutin ke sekolah-sekolah di setiap kecamatan di Buleleng. Perwakilan sekolah diberikan edukasi mengenai HIV/AIDS dan bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman generasi muda.

KPA Buleleng berharap pendekatan melalui media digital dan penguatan peran KSPAN dapat berjalan beriringan. Kreativitas pelajar tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan karya, tetapi juga menjadi ruang untuk menyebarkan pengetahuan dan membangun kepedulian di lingkungan sekolah.

Dengan cara tersebut, edukasi mengenai HIV/AIDS dan narkoba diharapkan semakin mudah diterima generasi muda sekaligus membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, serta bebas dari stigma dan penyalahgunaan narkoba. (LA-IN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments