Rabu, September 2, 2026
BerandaDenpasarGubernur Koster Hadiri Dies Natalis ke-59 FEB Unud, Dorong Ekonomi Kerthi Bali...

Gubernur Koster Hadiri Dies Natalis ke-59 FEB Unud, Dorong Ekonomi Kerthi Bali Dikenalkan di Kampus

Denpasar, LAKSARA.ID – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) yang berlangsung di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyinggung posisi strategis Universitas Udayana sebagai lembaga pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah Bali. Menurutnya, hubungan antara Pemerintah Provinsi Bali dan Unud selama ini berjalan baik dan terus diperkuat melalui koordinasi serta kerja sama.

“Pakar yang tergabung di Pemprov Bali sebagian dari UNUD dan secara institusi maupun pribadi, saya dengan Bapak Rektor memiliki hubungan yang sangat baik, terus berkoordinasi untuk menyelaraskan kerja sama antara Pemprov dengan UNUD,” ujar Koster.

Ia menilai Universitas Udayana merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Bali yang juga menjadi rujukan bagi kawasan Indonesia Timur. Menurut Koster, nama Udayana sendiri memiliki sejarah besar dalam perjalanan Bali, merujuk pada Raja Udayana yang pada masanya membawa Bali mencapai masa keemasan.

Koster mengatakan, saat dipercaya memimpin Bali, dirinya banyak mempelajari konsep pembangunan yang dilakukan para raja terdahulu. Hal tersebut kemudian menjadi salah satu landasan dalam menjalankan visi pembangunan Bali melalui Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Ini saya jadikan pedoman agar alam, manusia dan alam Bali tetap ajeg. Bali harus betul-betul dibangun sesuai dengan karakteristik dan potensi lokalnya. Ini yang sedang saya kerjakan dengan sangat serius melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun,” jelasnya.

Menurut Koster, Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun memuat berbagai aspek kehidupan, mulai dari alam, manusia hingga kebudayaan. Seluruh unsur tersebut, kata dia, harus terus hidup, tumbuh dan memiliki keterkaitan satu sama lain agar Bali dapat terpelihara dengan baik.

Salah satu konsep yang dinilai relevan dengan keberadaan FEB Unud adalah Ekonomi Kerthi Bali. Koster menyebut konsep tersebut telah dituangkan dalam sebuah buku dan berharap dapat dikenalkan lebih luas kepada keluarga besar FEB Unud, baik dosen maupun mahasiswa.

“Saya berharap konsep ini dikenalkan di kampus karena sangat bagus, supaya pengetahuan yang kita bangun benar-benar menyentuh dan menyatu dengan karakter serta potensi daerah Bali. Saya siap memberi kuliah umum tentang Ekonomi Kerthi Bali di FEB,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Koster berharap Universitas Udayana dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Pulau Dewata. Khusus kepada FEB yang memasuki usia ke-59 tahun, ia berharap momentum dies natalis dapat menjadi titik untuk terus bergerak maju.

“Jadikan dies natalis menjadi momentum untuk bergerak maju agar FEB makin kuat, tangguh dan makin terkenal. Menjadi kebanggaan masyarakat Bali dan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Dekan FEB Unud Prof. Dr. Ni Putu Wiwin Setyari menyampaikan sejumlah capaian fakultas yang dipimpinnya. FEB Unud saat ini telah menjadi salah satu fakultas ekonomi terkemuka di wilayah Indonesia Timur dengan ribuan lulusan yang telah terserap di berbagai sektor.

Dari sisi akreditasi, sebanyak 10 dari 12 program studi di FEB Unud telah memperoleh predikat unggul. Wiwin menegaskan, capaian tersebut bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kerja kolektif serta dukungan berbagai komponen di lingkungan fakultas.

Dalam momentum Dies Natalis ke-59, Wiwin juga mengajak seluruh keluarga besar FEB Unud memaknai tema “Empowering Collective Impact: Driving Change Beyond Limits, Together as One”.

Tema tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang mampu memberikan dampak lebih besar bagi masyarakat.

“Saya berharap ini bukan hanya sekadar slogan tapi penegasan bahwa keunggulan dari kerja keras harus diterjemahkan dalam tindakan nyata hingga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Perayaan Dies Natalis ke-59 FEB Unud kemudian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan FEB Unud Wiwin Setyari. Potongan pertama tumpeng diserahkan kepada Gubernur Bali Wayan Koster. (LA-IN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments