Senin, April 20, 2026
BerandaBulelengBupati Buleleng dan Wagub Buleleng menghadiri kegiatan dialog publik bertajuk Dialog Pesisir

Bupati Buleleng dan Wagub Buleleng menghadiri kegiatan dialog publik bertajuk Dialog Pesisir

Buleleng, Laksara.id – Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, bersama Wakil Bupati Gede Supriatna, menghadiri kegiatan dialog publik bertajuk “Dialog Pesisir: Obrolan Santai, Bicara Masa Depan Buleleng” yang berlangsung di Mentari Lovina Bar & Kitchen, kawasan Pantai Mentari, Desa Banyualit, Minggu (22/3). Kegiatan yang menjadi rangkaian dari agenda Pasar Intaran ini diselenggarakan oleh Rumah Intaran sebagai wadah diskusi terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam suasana santai tersebut, duet pimpinan Buleleng ini berdiskusi dan bertukar pikiran dengan kalangan mahasiswa serta pelajar. Dialog mengalir membahas berbagai isu sosial yang tengah hangat, mulai dari penataan titik nol kilometer, perbaikan infrastruktur jalan, hingga penyediaan ruang kreativitas bagi generasi muda.

Menjawab keresahan terkait perbaikan jalan, Bupati Sutjidra menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas PUPR-Perkim terus bekerja secara bertahap. Beliau menekankan bahwa Buleleng memiliki ruas jalan terpanjang di Bali, sehingga diperlukan skala prioritas dalam pengerjaannya.

“Memperbaiki jalanan di Buleleng itu membutuhkan proses panjang. Pemkab telah menentukan ruas jalan atau jembatan mana yang menjadi prioritas untuk dikerjakan lebih dulu,” ujar Bupati Sutjidra.

Terkait aspirasi mengenai zona kreatif, Bupati menegaskan bahwa pembangunan creative corner di beberapa titik telah masuk dalam tahap perencanaan yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027. Hal ini disambut baik oleh Wakil Bupati Gede Supriatna, meski ia juga memberikan catatan penting agar fasilitas yang sudah ada tidak terbengkalai.

“Zona kreatif memang sangat penting, tapi sebelum menambah lokasi baru, ada baiknya memanfaatkan tempat yang sudah ada secara maksimal, seperti Taman Bung Karno atau ruang terbuka hijau lainnya,” tambah Wabup Supriatna.

Selain menjawab keluhan teknis, Bupati Sutjidra memandang Dialog Pesisir ini sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi wilayah pesisir, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan komunitas seperti Rumah Intaran dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Wabup Supriatna turut menekankan pentingnya komunikasi yang konstruktif melalui forum-forum terbuka seperti ini agar aspirasi masyarakat dapat terserap secara langsung dan tepat sasaran.

Di akhir acara, Bupati dan Wakil Bupati mengajak seluruh anak muda yang hadir untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Mereka berpesan agar generasi muda tidak hanya menuntut fasilitas baru, tetapi juga turut menjaga kelestarian aset-aset daerah yang telah tersedia agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng, Kepala Dinas PUPR-Perkim, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokom) Setda Buleleng. (LA-IN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments