Buleleng, LAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) sekaligus launching inovasi “Bestie Buleleng” bertempat di Kantor Desa Umeanyar, Rabu (13/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat digitalisasi bantuan sosial dan perlindungan anak di Kabupaten Buleleng.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Hadi Saputra bersama sejumlah perangkat daerah terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari, termasuk dalam pelayanan sosial kepada masyarakat. Pemerintah dituntut menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, transparan dan akuntabel.
“Digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Melalui penggunaan Portal Perlinsos, proses pendataan, verifikasi dan validasi penerima bantuan sosial diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para Agen Perlinsos yang menjadi ujung tombak dalam memfasilitasi masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan kurang mampu untuk mendapatkan akses bantuan sosial.
Selain pelaksanaan bimtek, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan launching inovasi “Bestie Buleleng” yang merupakan singkatan dari Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Empati. Program ini dihadirkan sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mencegah kekerasan terhadap anak.
Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen memperkuat program perlindungan anak melalui edukasi, pendampingan, layanan pengaduan serta kerja sama lintas sektor agar kasus kekerasan terhadap anak dapat dicegah sejak dini.
“Bestie Buleleng bersama kita cegah kekerasan terhadap anak,” tegasnya.
Melalui program tersebut, diharapkan edukasi dan penguatan peran keluarga serta masyarakat dalam memberikan perlindungan terhadap anak dapat semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, ramah dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (LA-IN)
