Kamis, Januari 15, 2026
BerandaBulelengBertepatan Rahina Purnama Kapitu dan Tumpek Krulut, Bupati Buleleng Haturkan Bakti Penganyar...

Bertepatan Rahina Purnama Kapitu dan Tumpek Krulut, Bupati Buleleng Haturkan Bakti Penganyar di Pura Merajan Kanginan Besakih

Buleleng, Laksara..id — Bertepatan dengan Rahina Purnama Kapitu dan Tumpek Krulut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ny. Wardhany Sutjidra menghaturkan bakti penganyar serangkaian piodalan di Pura Merajan Kanginan yang berlokasi di kawasan Pura Agung Besakih, Kabupaten Karangasem, Sabtu (3/1).

Bakti penganyar tersebut turut dihadiri para Asisten Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Buleleng, pimpinan perangkat daerah, pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta para kepala bagian di lingkungan Setda Kabupaten Buleleng. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini sebagai wujud kebersamaan serta rasa tanggung jawab dalam menjaga kelangsungan pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Merajan Kanginan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buleleng beserta rombongan melaksanakan persembahyangan bersama, memohon keselamatan, keharmonisan, dan kerahayuan bagi seluruh masyarakat Buleleng khususnya, serta masyarakat Bali pada umumnya. Momentum Rahina Purnama Kapitu dan Tumpek Krulut dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, rasa syukur, serta keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap tugas pengempon pura, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyerahkan punia kepada panitia pelaksanaan piodalan Pura Merajan Kanginan. Punia tersebut diberikan untuk membantu kelancaran seluruh rangkaian upacara piodalan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa bakti penganyar ini merupakan bagian dari sraddha bhakti sekaligus komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam melestarikan adat, tradisi, dan nilai-nilai budaya Bali yang adiluhung. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan pura sebagai pusat kegiatan spiritual dan pemersatu umat.

Dengan dilaksanakannya bakti penganyar ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dengan para pengempon pura serta masyarakat dapat terus terjalin harmonis, sejalan dengan semangat pelestarian budaya dan penguatan kehidupan beragama di Kabupaten Buleleng. (LA-IN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments