Buleleng, Laksara.id – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna meninjau langsung stand-stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kegiatan Gelar Pangan Lokal dan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di areal Car Free Day (CFD) Taman Kota Singaraja, Minggu (19/10).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung pemasaran produk-produk lokal hasil karya masyarakat.
Selama peninjauan, Wabup Supriatna memeriksa produk dan harga dari masing-masing stand UMKM. Beragam produk ditampilkan, mulai dari bahan pokok seperti beras, gula, telur, minyak goreng, bumbu dapur, dan daging ayam, hingga buah-buahan segar dan makanan olahan seperti keripik, kue, serta minuman hasil produksi lokal.
Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, ajang ini juga membuka peluang lebih luas bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat dan memperluas pasar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong gerakan konsumsi pangan lokal sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi daerah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
Gelar Pangan Lokal dan Gerakan Pangan Murah juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya menghadapi fluktuasi harga di pasaran.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Made Juartawan, Asisten Bidang Administrasi Umum Gede Sugiartha Widiada, Kasdim 1609/Buleleng Mayor Inf Gede Nariada, perwakilan Polres Buleleng, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah seperti Kepala Dinas PUTR I Putu Adiptha Eka Putra, Kepala Dinas Perhubungan Gede Gunawan Adnyana Putra, Dirut Perumda Tirta Hita Buleleng I Made Lestariana, Sekretaris Dinas Perizinan Ketut Agus Widi Sanjaya, dan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Ariston Adhi Pamungkas.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Antusiasme warga menunjukkan besarnya dukungan terhadap gerakan pangan lokal yang berorientasi pada kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Buleleng. (LA-IN)
