Denpasar, LAKSARA.ID – Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menerima kedatangan Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) bertempat di Ruang Pertemuan dr. AA Made Djelantik Kampus Sudirman Denpasar, Selasa (21/06/2022). Hadir dalam pembukaan asesmen yakni Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi mewakili Rektor Unud, Ketua LP3M, Kepala UPT Perpustakaan, Perwakilan USDI, Para Wakil Dekan FK beserta Koorprodi dan jajaran serta undangan terkait.
Sementara Asesor yang hadir yakni Prof. Dr. dr. Dwiyana Ocviyanti, Sp.OG(K).,MPH dan Dr. dr. H. Muhammad Rusda, M.Ked.,Sp.OG(K).
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Fakultas Kedokteran Unud Dr. I Gede Eka Wiratnaya dalam sambutannya menambahkan 33 Prodi yang hampir bersamaan masa akhir akreditasinya, dimana tahun ini ada 15, dan hari ini ada dua yang diakreditasi. Wakil Dekan berterima kasih pada tim task force dan pihak yang sudah membantu menyiapkan dan melaksanakan proses akreditasi ini. Kegiatan akreditasi yang telah dilaksanakan sebelumnya dan ada pendampingan dari UPM Fakultas dan Universitas melalui LP3M untuk bersama-sama menyiapkan dan menyiapkannya. Selain itu juga ada pendampingan dari kolegia. berharap Prodi bisa meraih nilai unggul. Sebelumnya sudah ada beberapa Prodi yang meraih predikat unggul dan ada Prodi dari B menjadi unggul. Semoga tahun depan semuanya bisa jadi unggul.
Sementara Wakil Rektor Prof. I Putu Gede Adiatmika menyampaikan Unud kini berusia 60 tahun dan kita sedang berproses sesuai rencana Rektor akan dipusatkan di Kampus Jimbaran, sementara dikampus Denpasar untuk Pascasarjana. Untuk itu akan dibangun 8 Dekanat baru yang diharapkan awal 2023 bisa terealisasi. Ini untuk mendukung ekosistem pendidikan, dimana juga akan dibangun asrama mahasiswa, gedung perkuliahan dan pusat olahraga. Selain itu juga hotel untuk mendukung layanan bagi mahasiswa. [Salah satu mendukung utama Unud, untuk mendukung sepenuhnya upaya untuk menjalankan layanan akademik yang terbaik. LP3M telah ditugaskan mendampingi dalam penjaminan mutunya disamping itu ada LPPM dan USDI serta Perpustakaan yang diarahkan berbasis digital. Itulah upaya yang dilakukan untuk mendukung Prodi-prodi yang ada. Asesmen terkait, Wakil Rektor mengucapkan terima kasih lapangan atas kehadiran Tim Asesor sehingga tidak melewati masa akhir akreditasi. Mudah-mudahan dapat berproses sesuai harapan dan meraih predikat unggul.
Perwakilan Tim Asesor Prof. Dwiyana Ocviyanti mengatakan ditugaskan LAM-PTKes untuk melakukan tugas di Unud untuk membuat potret dari Prodi yang akan dikirim ke LAM-PTKes. berharap potret yang disajikan ke validator merupakan potret terbaik dari Prodi, dimana ada 9 kriteria dengan 100 butir yang lebih banyak objektif pada proses, menghadirkan bukti yang harus dikirim ke LAM-PTKes. Untuk itu agar dipaparkan apa adanya dan sebaik mungkin. Kelemahan kadang-kadang pada pencatatan yang kurang baik. Lebih lanjut Prof. Dwiyana menginformasikan bahwa LAM-PTKes sedang berbenah saat ini, jika berhasil maka akan mendapat pengakuan internasional sehingga tidak perlu ikut lagi akreditasi internasional. Validator saat ini ditemukan oleh sistem yang lebih ketat lagi. Syaratnya harus mencapai akreditasi unggul untuk diakui internasional. Untuk itu cukup banyak dokumen yang akan diminta dan divalidasi. Sehingga harus semangat untuk menampilkan yang terbaik dan menghasilkan akreditasi setara internasional. (LA-Yog)
Sumber: www.unud.ac.id