Jaya Negara Buka Workshop Tari Cendrawasih UKM Kesenian Unud di Dharma Negara Alaya Denpasar

294 Views

Denpasar, LAKSARA.ID – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kesenian Universitas Udayana mengajak para generasi muda untuk tetap menggaungkan seni budaya khususnya seni tari melalui workshop Tari Cendrawasih.

Pelaksanaan Workshop Tari Cendrawasih yang mengambil tema “Widya Lango Padurasa Anangun Santih” ini dalam rangka menyambut Bulan Bung Karno ke-III yang dibuka langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara ditandai dengan pemukulan gong dilaksanakan di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya, pada Sabtu (19/6).

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, I Wayan Gede Rumega, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN. Bagus Mataram, Pembina UKM Kesenian Universitas Udayana, Ni Wayan Sri Sutari, dan penggiat seni yang juga selaku narasumber Workshop Tari Cendrawasih, Ny. Suastini Widjaja Bandem.

Walikota Jaya Negara sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini sebagai salah satu ruang edukasi seni budaya tradisional yang merupakan karya seni tari daerah Bali yang wajib dilestarikan khususnya bagi para generasi muda Bali dan khususnya yang ada di Kota Denpasar.

Lebih lanjut dikatakannya, melalui kegiatan ini juga dapat tercipta konsep yang jelas terkait pemahaman dan pemaknaan dari sebuah karya seni tari yang disampaikan oleh seorang koreografer kepada masyarakat. Selain itu workshop ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat dan khususnya kepada generasi muda agar lebih memahami dan mencintai seni budaya daerah itu sendiri yang nantinya juga sangat berpengaruh pada pembentukan karakter dan identitas kepribadian bangsa kita yang sudah diletakkan pondasinya oleh Bung Karno,” ujar Jaya Negara

“Kegiatan ini jangan berhenti sampai disini saja, teruslah membuat kegiatan semacam ini agar dapat mengedukasi tentang nilai-nilai seni budaya yang masih banyak terpendam sehingga nantinya dapat dipahami oleh generasi muda dan masyarakat secara lebih luas,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Workshop Tari Cendrawasih, Ni Wayan Eka Rusmegayani mengatakan kegiatan workshop tari daerah kali ini mengusung tema Widya Lango Padurasa Anangun Santih. Kegiatan ini berangkat dari satu pemikiran, dimana para mahasiswa sebagai agent of change, social control dan iron stock.

Lebih lanjut dikatakannya, selain mendapatkan materi di dalam kelas, dengan adanya kegiatan workshop ini juga para mahasiswa dapat mengasah diri serta mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya poin ke tiga yakni Pengabdian Masyarakat. “Yang mana artinya para mahasiswa ini tidak hanya belajar di kampus saja, tetapi sebagai pengejawantahan ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah dapat diterapkan dilingkungan masyarakat sebagai fasilitator pengetahuan dan wadah untuk generasi muda agar dapat melestarikan budaya khususnya yang kami angkat kali ini yakni Tari Cendrawasih,” katanya. (LA-DP).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *