Kamis, Juli 18, 2024
BerandaAdvertorialGubernur Bali: Kasus Kerumunan Wanasari, Penegak Hukum Telah Bekerja dengan Baik

Gubernur Bali: Kasus Kerumunan Wanasari, Penegak Hukum Telah Bekerja dengan Baik

Denpasar, LAKSARA.ID – Gubernur Bali Wayan Koster yang sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, menyikapi dengan munculnya kasus kerumunan massa yang melanggar protokol kesehatan dan berpotensi penyebaran Covid-19 di Dusun Wanasari Kampung Jawa, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar.

“Bahwa terjadinya kerumunan massa pada tanggal 23 Mei 2020 pada saat malam takbiran merupakan peristiwa yang bersifat spontan dari anak-anak muda di wilayah tersebut. Anak-anak muda yang ikut dalam acara tersebut sudah menyampaikan permohonan maaf melalui video kepada aparat penegak hukum dan masyarakat,” ujar Gubernur Bali melalui siaran tertulis, tanggal 26 Mei 2020.

Pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Denpasar telah melakukan proses dengan memanggil
sejumlah orang yang terlibat dalam acara tersebut untuk dimintai keterangan, dan proses ini
harus didukung bersama-sama.

Sebagai Gubernur Bali, pihaknya menghimbau kepada semua pihak agar tidak mendramatisir dan
mempolitisir peristiwa tersebut, dan tidak perlu mengait-ngaitkan dengan Upacara Ngaben di
Desa Sudaji Kabupaten Buleleng, karena riwayat dua peristiwa tersebut memang berbeda.

“Saya juga meminta kepada semua pihak agar tidak mengeluarkan pernyataan yang memojokan
atau menyalahkan Aparat Penegak Hukum dan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, karena aparat penegak hukum telah bekerja dengan baik, sangat kooperatif, dan mendukung kebijakan gubernur selaku Ketua Gugus Tugas dalam penanganan Covid-19 di Bali. Berkat sinergi, koordinasi, dan kerjasama yang baik tersebut, penanganan COVID-19 di Provinsi Bali dapat berjalan dengan disiplin, tertib, dan aman,” ujarnya.

Dalam penanganan COVID-19 di Provinsi Bali, yang telah menunjukkan hasil semakin baik, Gubernur Koster
mengimbau agar semua pihak secara bersama-sama membangun suasana yang kondusif dengan tidak saling menyalahkan, membuat polemik, tetapi justru harus mengembangkan sikap dan aksi nyata dengan semangat gotong-royong, bersama-sama pemerintah dan masyarakat, agar pandemi COVID-19 bisa berakhir sesuai harapan semuanya. (010)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments