Singaraja, Laksara.id – Gelaran Buleleng Festival 2026 telah berakhir, namun cerita tentang kerja keras di balik kelancarannya mendapat apresiasi dari Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra.
Sebagai bentuk penghargaan, Sutjidra bersama Ibu Bupati Ny. Wardhany Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, dan Sekda Buleleng Gede Suyasa menghadiri acara ramah tamah sekaligus pembubaran panitia Buleleng Festival 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Jumat (18/9/2026).
Suasana berlangsung hangat dan santai. Acara diawali penampilan Band Double D sebelum dilanjutkan dengan sambutan Bupati Sutjidra.
Dalam kesempatan tersebut, Sutjidra menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Buleleng Festival 2026. Menurutnya, kelancaran festival tidak terlepas dari komunikasi dan koordinasi yang terjaga antara seluruh jajaran.
Sinergi tersebut melibatkan Pemkab Buleleng, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia, hingga para relawan yang berada di berbagai lini selama festival berlangsung.
Sutjidra secara khusus mengapresiasi kontribusi relawan kebersihan dan keamanan. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kawasan festival tetap bersih, tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang datang.
“Terima kasih atas kerja keras dan gotong royong seluruh pihak,” ujar Sutjidra.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan besar tidak hanya ditentukan oleh acara yang terlihat di panggung, tetapi juga oleh kerja bersama di balik layar. Komunikasi yang solid dan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian festival berjalan dengan baik.
Acara ramah tamah tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya tugas panitia Buleleng Festival 2026. Meski kepanitiaan dibubarkan, apresiasi terhadap kerja bersama seluruh pihak menjadi catatan untuk pelaksanaan festival berikutnya. (LA-IN)
