Buleleng, Laksara.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng melalui perwakilan Staf Bidang Persandian dan Statistik mengikuti Zoom Meeting bertajuk “Asistensi Manajemen Risiko Keamanan Informasi Pemerintah Daerah” yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI), Rabu, (1/4).
Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN RI, Danang Jaya, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya disampaikan bahwa asistensi ini merupakan pendampingan teknis dan strategis untuk membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi, mengelola, serta menanggulangi risiko keamanan siber dan informasi.
Upaya ini penting guna memastikan sistem elektronik dan data pemerintah daerah terlindungi dari ancaman siber, seperti web defacement dan pencurian data, sehingga mampu menjaga reputasi serta kepercayaan publik.
Adapun poin utama asistensi meliputi identifikasi ancaman dan risiko keamanan informasi, penyusunan kebijakan serta implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), peningkatan kapasitas SDM, pelaksanaan audit keamanan informasi secara berkala, serta pemenuhan indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari BSSN RI, yakni Melita Irmasari (Manggala Informatika Ahli Muda) dan Devi Clarisa (Manggala Informatika Ahli Pertama) pada Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah.
Zoom Meeting ini diikuti oleh Bidang Persandian Diskominfos Provinsi Bali serta Dinas Kominfosanti Kabupaten/Kota se-Bali sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat tata kelola keamanan informasi di daerah. (LA-IN)
