Badung, LAKSARA.ID – Perkumpulan Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Bali–Nusa Tenggara menggelar kegiatan beach cleanup di Pantai Kuta, Jumat (1/5/2026), dalam rangka memperingati Hari Buruh. Kegiatan bertema “Aksi Nyata untuk Indonesia yang Lebih Bersih dan Sehat” ini menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya menjadi momentum penghargaan terhadap pekerja, tetapi juga ajakan untuk memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA dengan melibatkan sekitar 150 peserta yang terdiri atas anggota AMDATARA, perwakilan serikat pekerja, serta mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional. Selama kurang lebih 2,5 jam, para peserta menyisir sekitar 1 kilometer garis pantai di kawasan depan Beachwalk Shopping Center.
Dalam kegiatan tersebut, pengumpulan sampah difokuskan pada sampah anorganik yang langsung dipilah di lokasi. Sampah yang memiliki nilai ekonomi disalurkan kepada mitra bank sampah untuk didaur ulang, sedangkan sampah residu dikelola bersama petugas kebersihan Pantai Kuta.
Ketua Dewan Pengurus AMDATARA Bali–Nusa Tenggara, I Gusti Ngurah Warassutha Aryajase, menyatakan bahwa isu lingkungan dan pengelolaan sampah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan industri serta kesejahteraan pekerja. Menurutnya, ketersediaan air baku yang bersih dan lingkungan yang sehat menjadi prasyarat utama dalam mendukung keberlangsungan industri air minum dalam kemasan (AMDK).
“Hari Buruh merupakan momentum untuk menghargai pekerja sebagai tulang punggung industri. Dalam industri AMDK, kesejahteraan pekerja sangat bergantung pada ketersediaan air baku yang bersih dan lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, pengelolaan sampah kemasan harus menjadi tanggung jawab bersama dan dikembalikan ke sistem daur ulang, bukan berakhir di laut,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, AMDATARA menegaskan komitmennya dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular, mengurangi kebocoran sampah ke lingkungan, serta melindungi sumber daya air. Peringatan Hari Buruh juga diharapkan menjadi pengingat bahwa produktivitas industri, kesehatan lingkungan, dan keberlanjutan harus berjalan secara beriringan.
AMDATARA turut mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, pekerja, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat, untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, melalui pemilahan serta penguatan sistem daur ulang guna menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut. (LA-KS)
