India, LAKSARA.ID – Pengasuh Ashram Gandhi Puri Ida Rsi Putra Manuaba (Agus Indra Udayana) dan Anup Jalota Penyanyi Bhajan terkenal di India mengisi acara Dharma Talk dan Bhajan di Ayodhya pada 31 Maret – 3 April 2024.
Pada kesempatan ini, Ida Rsi Putra Manuaba menjabarkan untuk menjadikan tirtayatra ke Kota Suci Ayodhya dengan Sungai Sarayu-nya ke depan, bukan hanya mengenang bagaimana Shri Rama dan istana kelahirannya,tetapi sampai sekarang menjadi inspirasi dunia bagi penenun dan penekun spiritual. Berdirinya Ram Lalla Mandir dengan Murti Shri Rama ketika masih mengingatkan perjalan beliau sebagai Putra Mahkota kerajaan Ayodhya, melakoni kehidupannya dan menerima semua Karma Hidup sampai akhir menjadi pelajaran bagaimana manusia sesungguhnya tunduk pada Lakon Alam dan juga menerima sebagai sebuah pelajarannya melakoninya sebagai sebuah kesadaran dalam diri.
“Kami di South East Asia menjadikan Ramayana sebagai tuntunan hidup ke dalam diri,karena itu saya juga mengajak Shantisena Ashram Gandhi Puri lebih kedalam dan menjadikannya sebuah persembahan seni dan mempersembahkan Ramayana dimana lewat persembahan AranyaKanda dari Ramayana di Bali, Indonesia – Malaysia dan ke berbagai negara bagian di India, begitu cara saya melatih Shantisena Ashram Gandhi Puri Melali Metimpal Melajah Meyadnya. Inner of Ram menjadi pelajaran hidup yang diaplikasikan dengan nyata dalam keseharian membangun persaudaraan dan pelayanan selama mereka di ashram,” ujarnya.
Selanjutnya, PadmaShri Anup Jalota luar biasa menghibur dengan nyanyian bhajannya yang memang sudah membumi dan sangat dikenal di masyarakat India. Bhajannya sontak membuat hangatnya perjalanan Yatra Soil to Soul.
Dalam spesial Dharsan di Ram Lalla Mandir juga memberikan kesempatan bertemu penyembah dan juga bhakta sedunia, dan dilanjutkan dengan Aarthi di tepi Sungai Sarayu malamnya dihadiri ribuan bhakta. Sungai Sarayu sekarang tertata indah dan luar biasa. Keanggunan bangunan kuno di sekitarnya yang direstorasi kembali dengan permainan Laser dimalam hari membuat bhakta berkumpul dan melakukan Sadhana-nya.
Ida Rsi Putra Manuaba menyiapkan setiap perjalanan yatranya menjadi Kultural Diplomation menyambut 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia India sebagai penguat sambungan persaudaraan untuk anak muda. “Kami juga menawarkan VishramaPuri Retreat dan Volunteer Program di Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung untuk menjadi TitiBanda sehingga kita belajar lebih dalam tentang kayanya budaya kita,” katanya menutup Dharma Talknya di Ayodhya. (LA-KS)
