Klungkung, LAKSARA.ID – Ketika wacana Jalur Rempah menjadi langkah kedepan bagi kekuatan Jembatan Budaya Global Networking
Justru perlu menjadi akar bersama “Preserve our Heritage, Promoting our Culture and Connecting People”
Ida Rsi Putra Manuaba menjadikan Titibanda Jembatan Rempah menjadi revitalisasi yakni menghidupkan kembali kekayaan Maritim dan sehingga menjadi sesuatu yang penting dalam kehidupan masyarakat Bali kedepan bagaimana kehidupan sehari hari dari Lifestyle Wellness Hospitality semakin kuat.
Re-Thinking, memikirkan kembali People to People Friendship ditengah konteks perubahan dunia yang sangat cepat. “Kita sudah memasukan abad revolusi industri ke-4 yang disrupsi segala sektor kehidupan.
Karena itu, Bali harus memiliki politik kebudayaan juga budaya komunikasi yang kuat dalam menghadapi gelombang perubahan. Sekaligus memperkuat Relevansi penjiwaan dalam narasi dan aksi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Bali, atau bahkan dunia.
“Saya terinspirasi dari Mahatma Gandhi pernah mengatakan bahwa Ilmu harus membumi menjadi Social Kemanusiaan. Sehebat apapun warisan pengetahuan yang kita miliki, tanpa upaya menjadikan ilmu itu bermanfaat bagi memanusiakan manusia dalam kehidupan , maka ilmu itu tidak ada menjadi yang kekal.Tidak menjadi ilmu yang sempurna. Karena itu kalau dulu lewat Maritime interaksi dunia Ada sekarang harusnya Airport yang terbangun sampai ke pelosok dunia harusnya Mampu bermanfaat bagi kehidupan kita, dalam pendidikan sosial dan budaya,” Penekanan Ida Rsi Putra Manuaba kita harus kuat dan kekuatan People to People jangan diabaikan kedepan dimana SANGGAM antar Bangsa sebagai Titibanda Jalur Rempah akan menjadi tradisi dan budaya benteng budaya ,kita yakin setiap kita yang bersiap diri membangun bersama pasti punya Budi dan daya untuk menjangkau kesana.
Tradisi dan budaya menjadi sering terlupa karena itu butuh interaksi Nurani lewat berbagai kegiatan Dialog Dan Exchange Program,kita harus terus ada upaya mengembangkan persaudaraan Dan saling melengkapi sebagai spirit.
Maka ketika para praktisi, akademisi dan lembaga serta People to People mengupayakan eksistensi tradisi dan budaya, dalam wujud apapun dan saya memilih lewat Yoga – Usada – Ayurveda harus kita support bersama sekuat tenaga.
Tutup Ida Rsi Putra Manuaba yang terus membangun Indonesia India SANGGAM sebagai Initiative penguatan Titibanda Jembatan Rempah. Segera Ke India bangun MoU Pendidikan dan Pengembangan SDM, justru dalam Tetamian kekinian untuk masa depan. (LA-Yog)
