Hadirkan Inovasi Teknologi Inti Struktur SAP Untuk Popok Bayi, MAKUKU Berhasil Raih 2 Rekor MURI

63 Views

Jakarta, LAKSARA.ID – Lewat inovasi produk yang dihadirkannya, MAKUKU berhasil meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia (MURI) yaitu sebagai “Popok Bayi Tertipis dan Daya Serap Maksimal” serta “Popok Bayi dengan Fasilitas Anti Gumpal Pertama (SAP Teknologi) di Indonesia”.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Tim Penilai Rekor MURI Andre Puwandono kepada Branding Director MAKUKU Lucky Zheng, yang turut disaksikan oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia drg. Widyawati, MKM, di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Selasa (28/3/2023).

Andre menjelaskan, penghargaan ini telah melalui proses penilaian yang panjang dari MURI dan validasi dari lembaga terkait. Dengan teknologi Super Absorbent Polymer (SAP) yang dimilikinya, MAKUKU berhasil menghadirkan produk popok bayi sekali pakai setipis 1,6 mm namun memiliki daya serap tinggi dan anti gumpal.

“Untuk hasil tesnya sendiri, dibandingkan produk lain, dengan adanya teknologi SAP MAKUKU berhasil menyerap di angka 77,07 persen dan 58,83 persen. Sedangkan produk dari brand lain masing-masing berada di angka 72-76 persen dan 44-57 persen. Jadi, memang menurut data yang saya dapat, MAKUKU memiliki daya serap yang sangat tinggi dibandingkan produk lain,” jelas Andre.

Menurut data epidemiologi, kasus ruam popok terjadi pada 65 persen bayi dan kasus tertinggi terjadi di usia 6-12 bulan. Ruam popok ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya penggunaan ukuran yang salah, permukaan popok yang lembab akibat daya serap yang lemah, dan kontak terlalu lama dengan kulit bayi hingga popok yang menggumpal.

Oleh karena itu, popok dengan daya serap yang tinggi perlu menjadi salah satu standar dalam memilih popok untuk meminimalisasi risiko ruam. Inovasi teknologi inti struktur SAP yang dihadirkan oleh MAKUKU pada produknya bermaksud untuk menjawab kekhawatiran para orang tua di Indonesia akan masalah ruam popok pada bayi.  

Branding Director MAKUKU Lucky Zheng menjelaskan, teknologi inti struktur SAP dari MAKUKU membuat produk popok bayi sekali pakai ini bisa lebih tipis, super menyerap, dan anti gumpal. 

Teknologi SAP yang digunakan MAKUKU merupakan sebuah butiran kristal yang membuat popok mudah untuk mengunci cairan. Inti struktur SAP tersebut akan berubah menjadi gel saat menyerap cairan, sehingga tidak terjadi osmosis balik atau kembalinya cairan ke permukaan. 

Dengan begitu, permukaan popok MAKUKU tetap lebih kering, anti gumpal, dan lebih tipis daripada popok tradisional lainnya sehingga efektif membantu mengurangi ruam popok pada bayi.

“MAKUKU berharap lebih banyak bayi di Indonesia yang bisa menggunakan popok dengan inti struktur SAP karena efektif untuk mengurangi ruam popok. Ini sejalan dengan slogan kita yaitu ‘Takut Ruam Popok, Pakai MAKUKU,” ujar Lucky Zheng.

Keunggulan dari inovasi MAKUKU juga telah dibuktikan sendiri oleh Asmirandah sebagai popok pilihan untuk buah hatinya, Chloe Emanuelle Van Wattimena. Artis cantik ini bercerita bahwa putrinya memang aktif berkegiatan di luar rumah sehingga sangat membutuhkan popok yang nyaman digunakan Chloe.

“Aku bersyukur banget selama ini Chloe enggak pernah ada ruam. Pada saat usia satu tahun aku cobain MAKUKU dan memang nyaman digunakan sama Chloe karena tipis dan super menyerap, itu sih yang paling penting buat aku,” ungkap Asmirandah.

Sebagai informasi, MAKUKU memiliki enam seri popok, yaitu MAKUKU SAP Diapers Slim, MAKUKU SAP Diapers Comfort, MAKUKU SAP Diapers Comfort Fit, MAKUKU SAP Diapers Pro Care, MAKUKU SAP Diapers Balance Care dan MAKUKU SAP Diapers Slim Care yang baru saja diluncurkan.

Semua produk MAKUKU ini hadir dalam tipe perekat (tape) dan tipe celana (pant) dalam ukuran NB, S, M, L, XL, dan XXL dengan teknologi inti struktur SAP yang telah teruji dan efektif dalam mengurangi ruam popok.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknologi SAP dan ruam popok pada bayi, Anda dapat mengikuti akun Instagram @makuku.indonesi.official atau mengunjungi situs web MAKUKU di makuku.co.id. (LA-Yog)

Sumber: www.unud.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *