Minggu, Juli 14, 2024
BerandaAdvertorialDPRD Karangasem Monitoring Jembatan Butus di Kecamatan Bebandem

DPRD Karangasem Monitoring Jembatan Butus di Kecamatan Bebandem

Amlapura, LAKSARA.ID – DPRD Karangasem melaksanakan peninjauan atau monitoring proyek pembangunan Jembatan Butus, yang terletak di di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem pada hari Rabu tanggal 14 Oktober 2021. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika didampingi dua Wakil Ketua yakni I Nengah Sumardi dan Wayan Parka serta Ketua Komisi II I Nyoman Sartika.

Kedatangan unsur pimpinan DPRD Karangasem ke lokasi tersebut adalah untuk memastikan bahwa pembangunan Jembatan Butus dapat berjalan dengan baik, serta diharapkan bisa rampung sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Kami harapkan jembatan yang dibangun dengan menelan anggaran sebesar Rp3.886.378.000 yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Karangasem tahun 2021 itu, dapat selesai tepat waktu,” kata Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Suastika di sela-sela giat monitoring.

Ia menjelaskan, pimpinan DPRD bersama ketua Komisi II sengaja turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring atau pengawasan, sekaligus memastikan pembangunan jembatan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Hari ini kita turun untuk melakukan pengawasan terhadap kualitas kerja, karena Jembatan Butus ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar, sehubungan di lokasi ini sering terjadi banjir,” ujar Suastika sembari bersyukur bahwa sekarang pemerintah sudah hadir di tengah masyarakat dengan dibuatkannya Jembatan Butus ini.

Mengingat kehadiran Jembatan Butus sangat diharapkan oleh masyarakat, Suastika berharap kepada pihak pelaksana proyek dapat mengerjakan pembangunannya dengan tepat waktu, serta harus bersungguh-sungguh menggunakan kualitas yang terbaik, sehingga keberadaan jembatan dapat digunakan dalam waktu yang panjang.

“Saya juga berharap tidak turun hujan, karena jika turun hujan tentu akan mengganggu proses pengerjaannya. Sementara untuk kualitas jembatan, saya juga minta dinas terkait dapat terus melakukan pengawasan agar kualitasnya tetap terjaga,” kata Suastika, mengharapkan.

Sementara itu, I Wayan Surata Jaya selaku PPK dalam pembangunan jembatan tersebut, menyebutkan bahwa pengerjaan Jembatan Butus telah ditarget rampung dalam waktu selama 150 hari kalender, dan sampai saat ini progresnya sudah mencapai 38 persen.

“Kami optimis dapat menyelesaikan pembangunan Jembatan Butus ini tepat waktu, karena proses pembangunannya sampai hari ini tidak menemukan hambatan apapun, dan semoga untuk ke depannya juga tidak menemukan kendala yang berarti,” kata Surata Jaya. (LA-010)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments