Rabu, Juli 17, 2024
BerandaHeadlinesKadin Indonesia: UMKM Naik Kelas, Saling Bantu dan Menguatkan

Kadin Indonesia: UMKM Naik Kelas, Saling Bantu dan Menguatkan

Jakarta, LAKSARA.ID – Hampir delapan bulan kita diberikan ujian atas Pandemi COVID-19 yang meluluh lantakkan Sendi-sendi perekonomian dunia, Indonesia dan khususnya UMKM. Ujar Raden Tedy Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia, minggu 01/11/20 di Jakarta.Yakinlah bahwa “Tuhan tidak akan memberikan ujian pada kita, yang tidak mampu kita selesaikan.”R. Tedy juga menuturkan bahwasanya dibutuhkan keyakinan terhadap kondisi ini, bahwa banyak dari kita mampu menghadapi ujian ini.

Bagi yang belum mampu, mungkin usaha anda perlu ditingkatkan, dan yakinlah setiap kita memiliki jiwa emas yang mendorong untuk keluar dari permasalahan. Adapun, ke depan akan banyak peluang yang harus kita raih dan kita persiapkan dari hari ini. Bahwa Pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana program kedepan antara lain: pertama, minimal 40% Anggaran Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah wajib menggunakan Produk UMKM. Kedua, minimal 30% lahan komersil baik di Rest area Toll, tempat publik (bandara, stasiun, dan lainnya) wajib utk sarana Promosi untuk UMKM.

Ketiga, Pembuatan izin usaha Mikro (NIB, IUMK, termasuk Sertifikat Halal) gratis. Keempat, pemerintah pusat dan daerah akan berupakan memberikan pembiayaan untuk UMKM. Kelima, Pemberian berbagai bantuan khusus pada klaster usaha UMKM.

Keenam, akan banyak insentif untuk UMKM. Ketujuh, pembinaan, pelatihan, pengembangan dan pendampingan akan semakin ditingkatkan terutama bidang teknologi dan keuangan UMKM.

Dan masih banyak lainnya dengan tujuan meningkatkan kinerja UMKM sebagai Tonggak Perekonomian Indonesia. Jelasnya.

Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Ir H Eddy Ganefo, MM, senantiasa terus berjuang mengawal Peraturan Pemerintah agar keberpihakan pada UMKM benar-benar menjadi nyata dan dapat segera terwujud.Sikap menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan, karenanya bila bersikap ingin terlihat pintar dan gengsi yang tinggi, merupakan sikap yang dapat membuat pelaku UMKM sulit untuk sukses,” ujar Raden Tedy.

Karenanya, sikap dan etika adalah hal wajib yang dari sekarang dibenahi. Arahan mentor yang anda yakini akan mampu memberikan banyak pembinaan akan semakin penting anda lakukan. Dan bisa saja hal tersebut muncul dari seorang mentor yang usianya lebih muda dari anda, jadi marilah kita belajarlah demi pengembangan usaha.

Untuk itu, Raden Tedy menyarankan agar kiranya dapat segera melakukan perubahan sikap, tanamkan jiwa ingin belajar untuk sukses. Mari belajar tentang teknologi penjualan, administrasi dan lainnya, termasuk pembuatan laporan keuangan untuk dapat mencapai UMKM yang lebih maju. Tetap semangat UMKM Indonesia, mari kita berpikir, bersikap dan bertindak lebih baik untuk meraih pengembangan usaha ke depan, ujar Raden Tedy. (010)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments