Kamis, Juli 18, 2024
BerandaHeadlinesMencangkul di Kebun Pisang, Malah Temukan Brankas Berisi Pretima

Mencangkul di Kebun Pisang, Malah Temukan Brankas Berisi Pretima

Klungkung, LAKSARA.ID – Pihak aparat berwajib Polres Klungkung menggelar kegiatan jumpa press terkait penemuan brankas yang dikubur di kebun pisang, dengan isi berbagai barang berharga antara lain pretima.

Penemuan ini bermula dari warga bernama Samsudin mencangkul di kebun milik I Gusti Ngurah Arimbawa. Ia berniat mencari anak pisang di kebun yang berlokasi di Dusun Sarimertha Desa Negari Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung, pada Jumat (2/4/2021). Saat itu, cangkulnya mengenai benda keras, ketika diperiksa ternyata ialah brankas seng.

Waka Polres Klungkung Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa SIP MM didampingi Kasat Reskrin dan Kasubbag Humas Polres Klungkung menjelaskan di depan awak media pada Sabtu (3/4/2021) bahwa berawal dari penggalian anak pohon pisang, yang dilakukan Samsudin di kebun milik Gusti Ngurah Arimbawa. “Di mana saat penggalian, cangkul yang dipakai mengenai sebuah benda sejenis seng,” ujarnya.

Hal tersebut diberitahukan kepada Gusti Ngurah Arimbawa. Untuk lebih memastikan, Samsudin kemudian disuruh menggali dan mengangkat benda tersebut.

Setelah benda tersebut diangkat dan dibuka ternyata didalamnya di temukan barang – barang berupa 2 buah patung yang terbuat dari uang kepeng (pretima),1 buah genta, 3 ikat uang kepeng,3 buah bunga berwarna kuning, 2 buah bokor kecil, 4 biji anting – anting warna kuning emas, 2 buah bapang hiasan dada warna kuning emas, 2 kojong berwarna kuning emas, 2 biji sabuk berwarna kuning emas, 2 buah gelung berwarna kuning emas, 1 buah gelang berwarna kuning emas,1 buah masker warna putih dan 1 pasang sarung tangan.

Dari hasil penemuan barang tersebut kini diamankan di Polres Klungkung dan akan ditindak lanjuti berkoordinasi dengan Satker jajaran Polda Bali. (LA-KL)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments